Wednesday, September 14, 2016

Macam Macam Kejahatan Di Internet

Oke sudah 2 kali saya post di blog
kali ini saya akan post tentang macam macam kejahatan di internet ..
langsung saja ....

Macam Macam Kejahatan Di Internet

Banyak sekali orang melakukan kejahatan diinternet misalnya phising , hacking , cracking , spoofing , dan lain sebagainya oke saya akan membahas tentang hal ini .


  1.  Phising
    Hal Inilah yang sering orang lakukan jika ia malas membuat sebuah akun , misalnya saja akun game atau akun yang lainya , phising biasa dimanfaatkan orang untuk mengambil akun orang lain misalnya akun game seseorang , pengertian dari phising adalah suatu metode yang di gunakan hacker untuk mencuri password dengan cara mengelabui target menggunakan fake form login pada situs palsu yang menyerupai situs . biasanya situs phising dijual dengan harga yang relatif murah maka dari itu banyak orang yang menyukainya apa lagi jika sudah mendapat banyak korban . memang menarik tapi jangan pernah anda sesekali menyentuh phising , perbuatan dosa inilah yang membuat anda jauh dari Tuhan . 
  2. Hacking
    Hacking ?? ya .. nama itu sudah tidak asing lagi bagi dunia internet . 
    Hacking adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. �Hacker� memiliki wajah ganda; ada yang budiman ada yang pencoleng. �Hacker� budiman memberi tahu kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat, sehingga bisa �bocor�, agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan mencuri datanya.
  3. Craking
    Cracking adalah hacking untuk tujuan jahat. Sebutan untuk �cracker� adalah �hacker� bertopi hitam (black hat hacker). Berbeda dengan �carder� yang hanya mengintip kartu kredit, �cracker� mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan diri sendiri. Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, �hacker� lebih fokus pada prosesnya. Sedangkan �cracker� lebih fokus untuk menikmati hasilnya. Kasus kemarin, FBI bekerja sama dengan polisi Belanda dan polisi Australia menangkap seorang cracker remaja yang telah menerobos 50 ribu komputer dan mengintip 1,3 juta rekening berbagai bank di dunia. Dengan aksinya, �cracker� bernama Owen Thor Walker itu telah meraup uang sebanyak Rp1,8 triliun. �Cracker� 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA itu tertangkap setelah aktivitas kriminalnya di dunia maya diselidiki sejak 2006.
  4. Defacing
    Defacing adalah kegiatan merubah tampilan awal atau home page sebuah situs biasa dinamakan index , atau biasanya hanya menyisipkan salah satu file mereka disebuah situs , Defaceing sebenarnya bertujuan hanya untuk mengetes system keamanan website tapi banyak hacker yang menyalah gunakan hal ini untuk tindak kejahatan , tetapi tidak banyak defacing yang bisa mengganti index , karena semakin kuat sistem keamanan internet sekarang . 
  5. Spamming
    Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias �sampah�. Meski demikian, banyak yang terkena dan menjadi korbannya. Yang paling banyak adalah pengiriman e-mail dapat hadiah, lotere, atau orang yang mengaku punya rekening di bank di Afrika atau Timur Tengah, minta bantuan �netters� untuk mencairkan, dengan janji bagi hasil. Kemudian korban diminta nomor rekeningnya, dan mengirim uang/dana sebagai pemancing, tentunya dalam mata uang dolar AS, dan belakangan tak ada kabarnya lagi. Seorang rector universitas swasta di Indonesia pernah diberitakan tertipu hingga Rp1 miliar dalam karena spaming seperti ini.
  6. Malware
    Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system. Malware terdiri dari berbagai macam, yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Di pasaran alat-alat komputer dan toko perangkat lunak (software) memang telah tersedia antispam dan anti virus, dan anti malware. Meski demikian, bagi yang tak waspadai selalu ada yang kena. Karena pembuat virus dan malware umumnya terus kreatif dan produktif dalam membuat program untuk mengerjai korban-korbannya. 




No comments:

Post a Comment